Ingin Belajar Animasi, Disini Bisa

Artikel Detik Finance

7

Jakarta – Industri animasi Indonesia terus berkembang. Tidak hanya studio yang bermunculan, kini pun sudah ada sekolah khusus yang mengajarkan teknik-teknik animasi.

Contohnya adalah Enspire School of Digital Art atau dikenal dengan sebutan ESDA (www.esda.co.id). Pendirinya adalah Andre Surya, yang juga pemilik Enspire Studio (www.enspirestudio.com). ESDA berlokasi di sebuah apartemen di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Andre adalah digital artist yang sudah malang melintang di industri film Hollywood. Beberapa film beken yang digarapnya antara lain Iron Man, Iron Man 2, Transformers: Revenge of the Fallen, Star Trek, Terminator: Salvation, Indiana Jones and the Kingdom of Crystal Skull, Surrogates, The Last Airbender, dan Rango.

Tak heran nama Andre membuat sekolah yang baru berdiri selama empat bulan itu langsung ramai peminat. “Sekarang siswa kami sudah ada lebih dari 65. Kami berawal dari nol dan tadinya hanya ada satu kelas. Sekarang kami sudah akan membuka kelas kedua,” kata Andre, di Jakarta kemarin

Andri bilang, secara umum pengajaran di ESDA terbagi tiga, yaitu 3D fundamental course, 3D animation course dan 2D course. Masing-masing terdiri dari tingkatan dasar, menengah, dan ahli.

“Kebanyakan siswa kami adalah anak-anak SD sampai tingkat SMA. Namun ada pula mahasiswa dan para profesional, biasanya mereka sudah di tingkat intermediate,” ucap Andre..

Minat para siswa, lanjut Andre, sangat tinggi. Mereka sangat menyukai kegiatan ini sehingga bisa cepat menguasai teknik-teknik animasi. “Anak kelas 4 SD dalam satu bulan sudah bisa memakai pen tablet <\/em>(perangkat lunak untuk menggambar di komputer),” ujarnya.

Menurut Andre, ESDA memang bertujuan untuk mengenalkan animasi dan digital art sejak dini. “Indonesia adalah market yang besar, dan ini sangat cocok untuk perkembangan industri animasi. Kami siap men-support dari sisi sumber daya manusia,” tuturnya.

Sumber daya manusia yang profesional untuk industri animasi Indonesia memang masih sedikit. Padahal talenta orang Indonesia luar biasa, tetapi banyak yang bekerja di luar negeri.

Andre menilai saat ini industri animasi di Indonesia mulai berkembang, meski masih kalah dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura. Ke depan, Indonesia perlu memiliki film animasi sendiri yang bisa menjadi ciri khas seperti Malaysia dengan kisah Upin dan Ipin.

“Animasi itu bukan sekedar industri, tetapi juga membawa budaya. Semua orang sudah tahu bahwa Batman atau Spider-Man adalah Amerika Serikat. Kita perlu yang seperti itu,” tegas Andre.

(DES/DES)

You might also like More from author

7 Comments

  1. Agum gintara says

    Selamat pagi , saya agum gintara dari kalimantan tengah,saya seorang pelajar kls tiga di salah satu sma negri di kalimantan tengah, saya anak pertam serta anak laki laki satu satunya, ayah saya ingin saya menjadi seorang TNI,tetapi saya menolak karna ingin menjadi seorang juru animasi profesional. pertama kali mengetahui sekolah animasi ini melalui media tv tepatnya di metro tv.
    Saya sangat tertarik setelah saya melihat acara itu ,saat ada sesi wawancara yang dilakukan oleh seorang reporter kepada pendiri (EDSE) ABANG surya ,tentang animasi dan lain lainnya , abang surya mengatakan bahwa lulusan( EDSE) sudah banyak yg bekerja bahkan ada yang bekerja di luar negri seperti : jepang, singapura dan malaysia
    Yang ingin saya tanyakan setelah lulus dari edse apakah benar ada jaminan 100% kerja,serta bagaimana transisi setelah lulus langsung kerja serta peluang ke luar negri bagi lulusan EDSE. Sekian selamat pagi

    1. esdacoid says

      Halo Agum,
      Jaminan kerja 100% dari ESDA ada di program Enspire Academy. Setelah lulus kamu pasti akan langsung bekerja di Enspire Studio atau ke Industry connection ESDA lainnya. Disini kamu juga akan mendapat bimbingan portfolio standar Internasional yang pastinya membuka peluang kamu untuk ke luar negeri.

      Info mengenai benefit Enspire Academy selengkapnya bisa kamu lihat di page esda.co.id/academy

  2. Agum Gintara says

    terimakasih banyak bang atas jawaban nya, bang sekarang saya masih berunding dengan orang tua kalau jadi habis lebaran saya mau kursus di esda,kira kira habis lebaran masih bisa masuk kursus di edsa ngga bang, kalau bisa saya mau tau itu kursusnya setiap hari apa? dan mulai dari jam berapa

  3. Agum Gintara says

    terimakasih banyak bang atas jawaban nya, bang sekarang saya masih berunding dengan orang tua kalau jadi habis lebaran saya mau kursus di esda,kira kira habis lebaran masih bisa masuk kursus di edsa ngga bang, kalau bisa saya mau tau itu kursusnya setiap hari apa? dan mulai dari jam berapa,serta apa ada persyaratan yang lain

    1. esdacoid says

      Hi Agum, bisa tinggalkan alamat email atau no HP yang bisa dihubungi?
      supaya kami bisa jelaskan lebih lanjut

  4. borvest inkral says

    Generally I don’t read post on blogs, but I wish to say that this write-up very compelled me to try and do it! Your writing taste has been amazed me. Thank you, quite nice article.

Leave A Reply

Your email address will not be published.